Rabu, 12 September 2012

Gejala Kanker Otak.

 


Apakah kanker otak itu?

  Kanker otak adalah biologis baru yang tumbuh di dalam rongga kranial, yang disebut juga sebagai tumor intrakranial. Posisi insiden ada diberbagai macam sel otak termasuk, syaraf otak, meningeal otak, tulang kepala, kelenjar pituitari dan metastase dari organ lainnya sebagai metastasis tumor otak.
  Karena dalam rongga kranial semuanya berupa tulang, otak besar yang tumbuh tumor akan menyebabkan tekanan dalam rongga kranial meningkat, yang kemudian menimbulkan gejala sakit kepala, muntah, penglihatan yang kabur, kram, koma dan gejala lainnya, posisi lesi dan sifat patologis dari kanker otak dapat berbeda seiring dengan perbedaan umur.

  Seberapa tinggi tingkat insiden dan tingkat kematian kanker otak?

  Tingkat insiden kanker otak menyumbang sekitar 5% dari kanker seluruh tubuh, menduduki tingkat 70% dari kanker anak. Kanker otak dapat muncul dalam berbagai tingkatan umur, pada umur 20-40 tahun memiliki tingkat insiden lebih tinggi, perbandingan angka insiden kanker otak antara pria wanita sebanyak 13:10.
  Seluruh dunia setiap tahun ada sekitar 18500 orang yang didiagnosa menderita kanker otak, setiap tahun ada sekitar 12760 orang meninggal karena kanker otak, Umur rata-rata dari pasien yang meninggal karena kanker otak adalah 64 tahun dan tingkat kematian kanker otak setiap tahun semakin meningkat.
Kanker otak

  Kanker otak dapat menimbulkan bahaya apa saja?

  1. Kerusakan jaringan otak, menimbulkan gangguan pada sistem syaraf, menyebabkan tubuh kehilangan fungsi normal.
  2. Timbulnya edema pada otak, menyebabkan pembengkakan otak, tekanan rongga kranial meningkat karenanya.
  3. Edema menyebabkan kerusakan yang parah di rongga kepala, membuat kematian pusat syaraf dan lain sebagainya.
  4. Timbul gejala gangguan indera penciuman, gerakan menjadi lamban, kaki dan tangan tidak bertenaga dan gejala lainnya.

  Apa saja faktor penyebab kanker otak?

  1. Faktor radiasi : Gelombang radiasi yang dipancarkan oleh ponsel, komputer mendorong terjadinya sel kanker.
  2. Faktor trauma : Trauma eksternal dapat merangsang otak, jaringan parut meningeal akan mengarah ke tumor dan dapat mempercepat pertumbuhan tumor otak yang sebelumnya sudah ada.
  3. Faktor kimia : Timbulnya kanker otak terkait dengan kontak pestisida, pewarna, formaldehida dan lain sebagainya dalam jangka waktu panjang.
  4. Faktor radioterapi : Kontak dengan paparan sinar radioterapi juga merupakan salah satu faktor penyebab kanker otak.
  5. Faktor bawaan : Pada masa perkembangan embrio sel awal atau residu ektopik jaringan dalam rongga kepala, memiliki fungsi diferensiasi dan proliferasi, dapat berkembang menjadi kanker otak bawaan.
  6. Faktor genetik : Cacat genetik atau mutasi dapat menyebabkan kanker otak, sekitar setengah dari pasien kanker otak memiliki riwayat keluarga.

  Apa saja gejala kanker otak?

  1. Timbul rasa sakit kepala pada pukul empat atau lima pagi, pasien sering terbangun dari tidur lelap, semakin lelap tidurnya, sakit kepala akan semakin berat.
  2. Gejala muntah pada pasien kanker otak tidak disertai dengan rasa mual dan sakit perut, juga tidak terkait dengan mengkonsumsi makanan, melainkan muncul gejala muntah yang menyembur setelah sakit kepala sesaat.
  3. Tumor otak dapat menimbulkan tekanan otak meningkat, menyebabkan arus balik darah vena di mata tidak lancar sehingga menimbulkan stasis edema dan melukai sel-sel visual di retina, yang mengakibatkan penurunan kemampuan penglihatan.
  4. Satu sisi mata menonjol : Satu sisi bola mata menonjol ke depan, gejala ini semakin berat sehingga menyebabkan kelopak mata tidak bisa menutup dengan baik.
  5. Lobus temporal pada bagian bawah otak di bawah rangsangan dari tumor otak, menyebabkan muncul fenomena ilusi indera penciuman.
  6. Tumor otak menekan syaraf pendengaran, yang mengakibatkan fungsi pendengaran di salah satu sisi telinga mengalami degradasi secara bertahap.
  7. Pasien yang timbul gejala epilepsi setelah dewasa, apabila tidak ada cedera luar atau faktor penyebab lainnya, maka terlebih dahulu dipertimbangkan adanya kanker otak.

  Apa saja metode pemeriksaan kanker otak?

  1. Radiografi sinar-X bagian kepala : Dapat membantu untuk mengetahui ada tidaknya gejala peningkatan tekanan intrakranial, kerusakan bagian dari tulang kepala atau hyperplasia dan gejala lainnya.
  2. CT scan otak : Mudah untuk mendeteksi ukuran lesi, bentuk, jumlah, lokasi, kepadatan, sifat dan lain sebagainya.
  3. MRI : Dapat menunjukkan sebagian besar tumor otak dan edema perifer di sekitar tumor, secara akurat menunjukkan lokasi tumor, ukuran dan bentuk.
  4. Electroencephalography (EEG) : Memiliki nilai penentuan lokalisasi terhadap tumor otak yang tumbuh dengan cepat di belahan cerebral, dapat melihat penurunan amplitude dan perlambatan frekwensi di sekitar tumor otak.
  5. Pengukuran biokimia : Terhadap pasien tumor pituitary, terutama pasien sekresi hormon anterior hipofisis berlebihan, dapat dikonfirmasi lewat pemeriksaan biokimia.

  Apa saja metode pengobatan konvensional kanker otak?

  1. Pengobatan operasi : Melalui operasi pengangkatan tumor primer, dengan sebisa mungkin mengangkat bersih sel-sel tumor, menghindari hyperplasia sel.
  2. Pengobatan kemoterapi : Karena struktur khusus dari blood-brain barrier di otak, pengobatan kemoterapi mengalami banyak batasan/halangan, hanya dapat menggunakan obat kemoterapi yang bersifat larut dalam lemak (fat-soluble) melalui sel intimal masuk ke dalam sel tumor, untuk menghasilkan efek obat, akan tetapi cara yang demikian mempengaruhi kecepatan dan efisiensi fungsi obat.
  3. Pengobatan radioterapi : Terutama menggunakan tingkat sensitivitas sel tumor terhadap sinar radiasi, berdasarkan diagnosis patologis tumor otak, tingkatan diferensiasi dan hasil pemeriksaan pencitraan untuk menentukan ukuran lingkup dan dosis penyinaran, akan tetapi dalam proses pengobatan radioterapi dapat timbul efek samping yang beracun.

  Apa saja metode perawatan kanker otak?

  Metode perawatan melalui makanan
  1. Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah yang segar.
  2. Mengkonsumsi jumlah protein yang cukup, misalnya putih telur, ikan, berbagai macam makanan olahan dari kacang dan lain sebagainya.
  3. Kurangi makanan yang mengandung lemak hewani, misalnya minyak babi, mentega, krim dan makanan lainnya dengan kandungan kolesterol cukup tinggi.
  4. Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat merangsang sistem syaraf, misalnya alkohol, teh pekat, kopi dan lain sebagainya.
  Metode perawatan melalui psikologis
  1. Secara teratur melakukan cek ulang ke rumah sakit.
  2. Mempertahankan psikologis (pikiran) optimis, secara aktif berkoordinasi dengan pengobatan.
  3. Pasien kanker otak sangat mudah berpikiran negatif, harus sering berkomunikasi dengan pasien.
  4. Sering memberikan dorongan semangat kepada pasien kanker otak, membantu mendirikan kepercayaan dalam melawan kanker.

  Metode terapi terbaik kanker otak

  Melalui tim gabungan multi-disiplin yang terdiri dari ahli bedah kanker, ahli patologi, ahli radiasi onkologi, ahli kanker minimal invasif, suster perawat kanker dan penerjemah, serta menurut kondisi penyakit dan gejala pasien kanker otak berkonsultasi dengan dokter ahli, membuat program pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi pasien, sangat meningkatkan hasil pengobatan pasien kanker otak.

  Metode pengobatan karakteristik tradisional China terhadap kanker otak

  Pengobatan tradisional China efektif dalam pengaturan keseimbangan secara keseluruhan, membantu tubuh untuk melawan kanker, meningkatkan kekebalan tubuh, menguatkan kondisi tubuh. Rumah Sakit Modern Cancer Guangzhou menggabungkan pengobatan tradisional China dengan teknik pengobatan kanker lainnya, sehingga keunggulan dari pengobatan tradisional China dan pengobatan barat dapat digabungkan, dapat meningkatkan secara efektif hasil pengobatan kanker.

  Bisa mendapatkan dukungan apa saja?

  Dalam praktek telah membuktikan bahwa pelayanan dan pengobatan tim gabungan multi-disiplin yang terdiri dari bedah onkologi, medis onkologi, pengobatan tradisional China, patologi, radiologi, ahli anestesi, suster perawat profesional dan lainnya, dengan adanya sekelompok tim ahli kanker pengobatan barat dan pengobatan tradisional yang terkenal, dapat menentukan program pengobatan yang paling efektif, paling cocok, paling ekonomis untuk pasien, sehingga sangat meningkatkan hasil pengobatan pasien kanker.
  Tim gabungan multi-disiplin dari Rumah Sakit Modern Cancer Guangzhou dengan metode sistem medis “one-stop”, melakukan diagnosis dan pengobatan komprehensif terhadap pasien, dengan tidak menambah bebannya pasien, di satu sisi memberikan layanan medis menyeluruh secara mendekat untuk pasien, di sisi lainnya lebih meningkatkan efisiensi dan standar medis. Jalur komunikasi antara dokter dengan pasien yang beragam, termasuk konsultasi online, melalui email, komunikasi telepon dan pertemuan secara langsung, menyediakan layanan konsultasi secara umum bagi pasien, membantu mereka dapat secara efisien melawan kanker. Tim pengobatan yang terdiri dari dokter, suster perawat, ahli nutrisi dan penerjemah, bisa memenuhi berbagai level kebutuhan pasien dari berbagai negara yang berbeda. Dengan adanya lingkungan pertukaran informasi yang lancar pasien bisa merasa lebih tenang bekerja sama dengan rumah sakit untuk melakukan pengobatan.

Sumber:http://asiancancer.com

Rabu, 05 September 2012

Kanker Paru-paru.

 


APA ITU KANKER PARU?

  Kanker paru adalah kanker yang paling sering ditemukan (primari dan ganas). Sebagian besar kanker paru-paruberasal dari epitel bronkus, juga dikenal sebagai karsinoma bronkogenik.

  APAKAH SETIAP ORANG DAPAT TERKENA KANKER PARU?

  Statistik menunjukan, 90% dari semua kejadian kanker paru berkaitan dengan kebiasaan merokok. Jadi apakah orang yang tidak merokok tidak akan terkena kanker paru? Bila anda berfikir seperti itu, maka anda salah besar! Para ahli di Modern Cancer Hospital Guangzhou (MCHG) mengatakan, Meskipun etiologi dan patogenesis kanker paru-paru belum sepenuhnya jelas, tapi yang jelas adalah, merokok bukan satu-satunya penyebab kanker paru-paru, , tiga faktor berikut juga dapat menjadi penyebab penting kanker paru-paru,
  1. Polusi Udara
  2. Tekanan
  3. Nutrisi
  Selain faktor di atas, infeksi virus, mikotoksin (aflatoksin), TBC, disfungsi kekebalan tubuh, gangguan endokrin dan faktor genetik dan keluarga, dll, dapat berperan pada terjadinya kanker paru-paru.
KANKER PARU

  SEBERAPA TINGGI MORBIDITAS KANKER PARU?

  Insiden kanker paru biasanya banyak terjadi pada usia 40 tahun ke atas. Tetapi meningkat pada umur 60-79 tahun keatas. Rasio insiden antara pria dan wanita adalah 2.3:1. Selain itu, ras, riwayat keluarga dan merokok juga sangat mempengaruhi insiden kanker paru.

  APA GEJALA KANKER PARU?

  1. BATUK: Kanker paru-paru biasanya terjadi di jaringan paru, ini dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan dan batuk.
  2. SUMENG/DEMAM RINGAN: Pembesaran tumor dapat menyebabkan obstruksi bronkial, pneumonia. Penampakan gejalanya bukan hanya 1, ada pasien yang terkena demam ringan, ada juga yang terkena demam tinggi. Biasanya setelah minum obat, bisa pengobatan, tetapi dengan cepat demamnya akan kambuh lagi.
  3. Nyeri dada: Pada stadium dini, biasanya belum terasa adanya nyeri dada, tetapi mungkin ada dada sesak, dull pain, dibagian mana tidak menentu. Bila rasa nyeri sakitnya terus menerus, berarti kankernya sudah mencakup ke selaput paru-paru.
  Selain itu, Hemoptosis juga salah satu gejala yang sering terlihat dengan kanker paru-paru. Tumor dapat merusak pembuluh darah, sehingga sewaktu pasien batuk, darah dan dahak akan keluar. Biasanya berselang waktunya. Kebanyakan pasien kanker paru-paru memeriksakan diri untuk batuk berdarah, baru mengetahui adanya kanker paru-paru.
KANKER PARU 2

  PASIEN KANKER PARU-PARU SEHARUSNYA MELAKUKAN PEMERIKSAAN APA?

  1.Chest X-ray (rontgen): termasuk sinar-X dada, dada dan tubuh bagian lateral
  2.CT Dada: CT scan dan Percutaneous biopsi paru
  3.MRI Dada: MRI scan dapat memperjelas gambaran kondisi pasien yang X-ray (rontgen) tak bisa.
  4.Biopsi: Untuk mengkonfirmasi diagnosis dapat dilakukan, biopsi histologis, termasuk metastasis kelenjar getah node biopsi, biopsi pleura, dan torakotomi, biopsi subkutan metastasis nodul, bronkoskopi biopsi, intraoperatif beku biopsi, CT-dipandu biopsi aspirasi jarum perkutan dan lain-lain
  5.Fiberoptik bronkoskopi: untuk mengamati lokasi dan luasnya tumor, biopsi atau brush biopsy lalu penelitian sitologis dan histologis
  6.Penelitian sitologis dahak: penelitian dahak adalah salah satu cara yang paling mudah dan efektif dalam mendiagnosa kanker paru-paru dini. Bila batuknya tidak berdahak, dapat digunakan penginduksi dahak.
KANKER PARU 3

  CARA PENGOBATAN APA YANG PALING OPTIMAL UNTUK MENGOBATI KANKER PARU?

  Pengobatan kanker paru-paru termasuk, operasi, kemoterapi dan radioterapi, minimal invasif terapi. Pada stadium dini, dimana sel kankernya belum proliferasi atau baru sebagaian yang proliferasi, dapat dipilih operasi. Bila perlu boleh dikombinasi dengan kemoterapi dan radioterapi. Pada stadium tengah dan akhir, operasi sudah agak sulit dilakukan, jadi terapi minimal invasif dapat dipilih. Terapi seperti penanaman biji radiopartikel, lokal kemo, cryosurgery, dll. Metode minimal invasif dapat menghasilkan hasil yang lebih maksimal, dan efek samping, rasa sakit pun lebih minimal. Metode minimal invasif sudah digunakan secara luas.
  Para ahli di Modern Cancer Hospital Guangzhou (MCHG) mengatakan, pengobatan kanker paru-paru tidak bisa hanya menggunakan satu cara pengobatan saja. Tetapi harusnya mengikuti kondisi pasien. Dengan kombinasi metode seperti operasi, radioterapi, kemoterapi, pengobatan cina, dan minimal invasif kita baru bisa mendapatkan hasil yang diinginkan.

  KEISTIMEWAAN PENGOBATAN CINA DALAM PENGOBATAN KANKER PARU

  Metode pengobatan Cina untuk pengobatan kanker paru-paru sudah menjalankan pencobaan dan penelitian bertahun-tahun. Penelitian untuk menemukan metode terbaik untuk mengembalikan keseimbangan tubuh, dan obat-obatan anti-kanker. Intergrasi antara pengobatan barat dan timur seperti, infusi arteri dengan obat herbal, inhalasi erosol herbal, injeksi acupoint, rehabilitasi dengan pengobatan Cina. Intergrasi ini dapat menjadi garis depan dalam pengobatan kanker.

  SEBELUM PENGOBATAN, APA SAJA YANG HARUS DILAKUKAN?

  Tidak semua kanker tidak bisa disembuhkan, sikap positif, hal penting lainnya juga mencari rumah sakit yang baik dan dokter-dokter yang profesional. Ahli di rumah sakit kami MCHG, mengajarkan pasien apa saja yang harus diperhatikan ketika mencari rumah sakit dan pengobatan yang terbaik, seperti pengalaman klinis dokter, peralatan, metode rehabilitasi, dll.

  MEMAHAMI AHLI KANKER PARU-PARU

  Sebelum pasien melakukan pengobatan, sangat direkomendasikan untuk mencari informasi di internet, telepon, atau tanya-tanya ke rumah sakitnya langsung. Setelah mencari tahu, bisa mencoba untuk berkomunikasi dengan dokternya sendiri.

  Melakukan persiapan untuk pengobatan

  Sebelum konsultasi, sebaiknya pasien membawa semua hasil pemeriksaan seperti, hasil CT scan, hasil cek darah, dll. Hasil pemeriksaan akan membantu dokter untuk mengetahui metode apa yang cocok untuk kondisi pasien.

  BAGAIMANA REHABILITASI KANKER PARU?

  1. Mencoba untuk hidup relax, dengarkan lagu, tingkatkan kualitas hidup
  2. Makan makanan yang bergizi, ringan seperti bubur, sup, buah-buahan, sayur-sayuran, dll
  3. Melakukan olahraga (dibawah pantauan dokter), tetap jaga kesehatan dengan hidup aktif
  4. Keluarga dan teman sebaiknya tetap memberikan semangat, dukungan, optimistas terhadap pasien. Ini bisa sangat membantu untuk kesembuhan pasiennya.


http://www.asiancancer.com/indonesian/cancer-topics/lung-cancer/ :sumber

Rabu, 29 Agustus 2012

Kanker Payudara.

 



Seberapa tinggi tingkat kejadian kanker payudara ?
  Tingkat kejadian kanker payudara menempati tumor ganas di seluruh tubuh 7%-10%. Wanita dalam masa hidupnya kemungkinan mengidap kanker payudara mencapai 10%. Di seluruh dunia setiap tahunnya sekitar 1.200.000 orang mengidap kanker payudara. 400.000 orang meninggal dikarenakan kanker payudara, tingkat kematian setiap tahun meningkat 2%-3%, tingkat kejadiannya setiap tahun meningkat 0.2%-8%.

  Bahaya kanker payudara apa saja ?

  1.Mengancam kehidupan dan kesehatan kaum wanita.
  2.Memiliki resiko metastase kanker.
  3.Memiliki kemungkinan terjadinya kekambuhan kanker.
  4.Menyebabkan atrofi otot pada lengan dan anggota tubuh bagian atas.
kanker payudara

  Apa Saja Yang Menjadi Penyebab Kanker Payudara ?

  Faktor-faktor seperti infertilitas, jumlah kelahiran sedikit, usia menopause yang tua, masa pubertas yang dini, riwayat penyakit tumor jinak payudara, riwayat keluarga kanker payudara, oral kontrasepsi, radiasi eksposur sudah dipastikan ada hubungannya dengan kanker payudara.
  Penyebab kanker payudara belum dapat sepenuhnya dipastikan, beberapa faktor penyebab yang telah dibuktikan masih menjadi kontroversi. Hormon estrogen sebelum dan sesudah menopause menjadi factor signifikan merangsang terjadinya kanker payudara. Selain itu factor genetic, pola makan dan kejiwaan erat sekali kaitannya dengan terjadinya kanker payudara.

  Gejala Kanker Payudara Ada Apa Saja ?

  1.Satu sisi payudara terasa sedikit nyeri atau satu sisi punggung terasa pegal dan tidak nyaman.
  2.Di bagian payudara diraba terasa ada benjolan sebesar kacang yang tidak menimbulkan rasa sakit.
  3.Kulit pada benjolan tersebut menonjol.
  4.Kulit di bagian dada mencekung atau keriput.
  5.Puting susu menjadi erosi atau asimetris.
  6.Kulit di bagian payudara menjadi tebal dan kasar serta pori-pori membesar.
  7.Puting susu ada cairan (nipple discharge), cairan berdarah.

  Apa Saja Metode Pendiagnosaan Kanker Payudara?

  1.Memeriksakan diri setiap bulan : setiap wanita harus periksa diri pada hari kelima setelah haid. Caranya adalah tangan disabuni, rabalah daerah payudara dengan jari tengah dan telunjuk searah jarum jam dan aksila dan klavikularis fosa.
  2.Palpasi dokter : dokter spesialis yang bepengalaman lewat cara palpasi dapat mengetahui ada tidaknya tumor di payudara, dapat menyaring beberapa pasien kanker payudara.
  3.B-Ultrasound : pemeriksaan B-Ultrasound dapat memastikan jenis dan letak tumor.
  4.Mamografi X-Ray : dengan Mamografi X-Ray bisa mendapatkan gambar yang jelas, dapat memeriksa palpasi tunas tumor yang kecil yang sulit ditemukan.
  5.Biopsi Sitologi : pemeriksaan B-Ultrasound dan Mamografi X-Ray dilakukan jika ada tumor atau abses yang tidak dapat dibedakan, kemudian harus melakukan kepastian lesi diagnostik tusuk.

  Apa Itu Metode Terapi Tradisional Kanker Payudara ?

  1.Operasi konservasi payudara : mengeksisi tumor dan sejumlah kecil jaringan disekitarnya.
  2.Radikal mastektomi : mengeksisi seluruh payudara, termasuk atau tidaknya kelenjar getah bening aksila.

  Metode Perawatan Kanker Payudara Ada Apa Saja ?

  Metode Perawatan Pasca Operasi
  1.Latihan sendi bahu secara kontinyu pasca operasi.
  2.Istirahat yang cukup sesudah keluar dari rumah sakit, berolahraga yang sesuai, seperti jogging dan tai chi.
  3.Jaga pola makan, nutrisi yang tinggi, membiasakan pola hidup yang sehat.
  Metode Perawatan Psikologis
  1.Pemeriksaan secara rutin ke rumah sakit.
  2.Jaga suasana hati dan kondisi mental yang baik.
  3.Dukungan dan suasana yang hangat dari pasangan dan keluarga.
  4.Segera memberikan pencerahan dan bujukan.

  Metode Perawatan Terbaik Kanker Payudara

  Multidisiplin tim yang dibentuk oleh ahli bedah payudara, patolog, ahli onkologi radiasi, ahli onkologi minimal invasive, perawat perawatan payudara dan penerjemah, berdasarkan kondisi dan gejala pasien kanker payudara lewat konsultasi para ahli dapat memastikan diagnosa yang efektif, pengobatan dan pengendalian penyakit, meningkatkan probabilitas pengobatan pasien kanker payudara.
kanker payudara 2

  Keistimewaan Dari Therapy Chinese Medicine Kanker Payudara

  Pengobatan China yang telah diteliti bertahun-tahun, memiliki pengaturan keseimbangan dan berkhasiat sebagai anti kanker. Dengan kombinasi kelebihan pengobatan barat dan timur, khasiatnya lebih bagus daripada semua pengobatan tunggal. Untuk pengobatan kanker payudara, dapat dilakukan dengan empat cara melalui “Terapi Kombinasi Barat dan China”, termasuk infuse kontinyu arteri obat China, obat China aerosol inhalasi, infuse pemanasan dubur obat China, injeksi acupoint obat China. Ini adalah modalitas pengobatan komprehensif tumor yang lebih mutakhir.



Gejala kanker Payudara.

Penelitian terkait Modern Cancer Hospital Guangzhou menunjukkan bahwa tingkat insiden kanker payudaramenempati penyakit di seluruh tubuh sebesar 10%, merupakan musuh utama kesehatan kaum wanita. Tetapi banyak kaum wanita tidak memahami kanker payudara, oleh karena itu tidak segera diobati. Sewaktu masuk rumah sakit sudah kehilangan kesempatan pengobatan yang terbaik. Jadi, harus bagaimana mendiagnosa apakah mengidap kanker payudara atau bukan? Apa saja metode pendiagnosaan kanker payudara?

  Metode Mendiagnosa Kanker Payudara

  1.Pemeriksaan USG : USG dapat menjadi pemahaman yang jelas akan kondisi jaringan kelenjar payudara, perbatasan, ada tidaknya benjolan, ukuran, bentuk dan sifat (kistik atau padat) untuk identifikasi yang lebih handal akan jinak-ganasnya tumor. Ketepatan diagnosa USG buat kanker payudara berusia 30 tahun adalah 80-85%. Kanker menginfiltrasi jaringan disekitarnya dan membentuk echogenic band, struktur normal payudara akan rusak. Akan timbul gejala seperti penebalan kulit di atas benjolan tersebut atau mencekung, ini menjadi indeks penting diagnosis kanker payudara. USG tidak berbahaya, dapat diterapkan berulang kali.
  2.Thermal Image Inspection : gambar aplikasi menunjukkan distribusi suhu permukaan dikarenakan perkembangbiakkan sel kanker cepat, pembuluh darah juga bertambah banyak, dan peningkatan suhu permukaan benjolan, artinya suhu permukaan yang sesuai lebih tinggi dari jaringan disekitarnya, perbedaan ini bisa dijadikan sebagai diagnosa. Namun cara diagnosa seperti ini kurang standar gambar yang tepat, thermal anomaly dan tumor tidak sesuai, tingkat kecocokan diagnosa rendah, sehingga beberapa tahun terakhir ini jarang diterapkan.
  3.CT Scan : dapat digunakan pada posisi lesi kelenjar payudara sebelum biopsy dibagian yang tidak dapat disentuh, memastikan diagnosa kanker payudara sebelum operasi, periksa zona payudara, aksiler dan ada tidaknya pembengkakan di internal kelenjar getah bening susu, membantu menentukan rencana pengobatan.
  4.Tumor markers checked : dalam proses karsinogenesis, diproduksi oleh sel tumor, sekresi, langsung melepaskan komposisi jaringan sel dan antigen, enzim, hormone atau keberadaan bentuk metabolit di dalam sel tumor atau di dalam cairan tubuh. Zat semacam ini disebut tumor marker. Metode pemeriksaannya terdiri dari : Carcinoembryonic antigen (CEA), feritin, monoclonal antibody, dll.
  5. Biopsi : kanker payudara harus ditetapkan diagnosis sebelum memulai pengobatan. Meskipun sekarang banyak metode pemeriksaan, tetapi sampai sekarang hanya hasil patologi biopsy yang menjadi satu-satunya dasar penentuan diagnosa.
  (1)Biopsi Aspirasi : cara ini sederhana, cepat, aman dapat menggantikan bagian jaringan insisi pembekuan, tingkat positifnya tinggi diantara 80-90%, selain itu juga bisa digunakan untuk anti kanker skrining. Jika diagnosa klinis adalah ganas dan laporan sitologi jinak atau mencurigakan, harus melakukan biopsy bedah untuk memastikan diagnosa.
  (2)Biopsi Insisi : dikarenakan metode ini mudah menyebabkan proliferasi tumor karsinoid, umumnya metode ini tidak dianjurkan. Metode ini hanya diterapkan pada kanker stadium lanjut untuk menentukan jenis patologi.
  (3)Biopsi Eksisi : adalah pengangkatan tumor di jaringan tertentu disekitarnya dan diduga tumor ganas. Umumnya direseksi dari tepi tumor minimal sekitar 1cm.

  Bagaimana Mendiagnosa Sendiri Kanker Payudara ?

  1.Pemeriksaan sewaktu mandi
  Sewaktu mandi, bagian dada disabunin dahulu untuk mempermudah pemeriksaan. Sewaktu pemeriksaan, satu tangan dibelakang kepala, satu jari diluruskan dan gerakkan jari tangan dengan gerakan memutar, teliti semua daerah bagian payudara, lihat apakah ada benjolan, gunakan cara ini untuk memeriksa satu sisinya lagi.
  2.Pemeriksaan di depan cermin
  Berdiri di depan cermin, kedua tangan direntangkan ke bawah, lihat dari luar apakah payudara normal atau tidak, ada tidaknya pencekungan puting susu dan penyusutan kulit, gejala pembengkakan, cubit perlahan puting susu ada tidaknya sekresi. Periksa bawah ketiak, ada tidaknya pembengkakan kelenjar getah bening. Terakhir, lakukan berulang kali dengan kedua tangan diangkat tinggi-tinggi ke atas melewati kepala.

  Diagnosis Kanker Payudara Harus Diidentifikasi Dengan Penyakit Berikut

  1.Payudara Fibroadenoma : sering ditemukan pada wanita berusia muda, bentuk tumor umumnya bulat atau oval, batasnya jelas, perkembangannya lambat. Bagi wanita yang berusia di atas 40 tahun, rajinlah melakukan pemeriksaan Fibroadenoma agar bisa menghindar dari kemungkinan terjadinya tumor ganas.
  2.Payudara Kistik Hiperplasia : sering ditemukan pada wanita berusia muda. Ciri-cirinya adalah payudara terasa nyeri, periodik, berhubungan dengan siklus menstruasi.
  3.Plasma Sel Mastitis : adalah aseptic peradangan jaringan payudara. Di klinis menunjukkan peradangan akut lebih dari 60%. Jika benjolan membesar kulit akan mengalami perubahan seperti kulit jeruk. 40% pasien mulai mengalami peradangan kronis. Gejalanya seperti benjolan pada periareola, perbatasannya tidak jelas, kulit adhesi dan puting susu mencekung.
  4.Payudara Tuberculosis : peradangan kronis di jaringan payudara yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Terjadi pada wanita berusia muda. Jangka waktu sakitnya agak lama, perkembangannya lambat. Bagian tertentu pada payudara ada benjolan, benjolannya agak keras, daerah tertentu kemungkinan ada fibrosis. Batas tumornya kadang-kadang tidak jelas, kadang-kadang terasa sakit, tetapi tidak periodik.
  Dikarenakan tekanan kerja yang berat, mempengaruhi tingkat endokrin, mengakibatkan berbagai macam penyakit payudara timbul. Oleh karena itu, kanker payudara makin dekat dengan kita. Disini, ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou menyarankan kepada semua kaum wanita agar setiap tahun melakukan pemeriksaan rutin ke rumah sakit.



Diagnosis kanker Payudara.
Kanker Payudara merupakan salah satu kanker yang paling sering ditemukan pada kaum wanita. Menurut statistic, tingkat insidennya menempati kanker di seluruh tubuh 7-10%, merupakan urutan kedua setelah kanker rahim. Insidennya sering dikaitkan dengan genetic dan usia diantara 40-60 tahun. Wanita yang sebelum dan setelah menopause memiliki prevalensi lebih tinggi.
Gejala Kanker Payudara

  Gejala Stadium Awal Kanker Payudara

  Secara umum tidak ada rasa sakit yang signifikan, kadang-kadang terasa nyeri atau sakit menusuk. Beberapa pasien kanker payudara stadium awal meskipun di bagian payudara jika diraba tidak menemukan benjolan yang jelas, tetapi sering timbul rasa tidak nyaman pada daerah tersebut.
  1.Payudara berubah bentuk : terlihat benjolan pada kulit, pada daerah tertentu kulitnya terlihat seperti kulit jeruk, bahkan edema, berubah warna, eksim, dan lain-lain.
  2.Tidak terasa sakit pada ipsilateral payudara, hanya tumbuh benjolan kecil, kebanyakan terletak di payudara kuadran luar atas.
  3.Retraksi pada bagian tengah puting susu. Kulit payudara sedikit mencekung (dari segi kedokteran dinamakan “penyakit lesung pipit”), erosi dan asimetris puting atau terjadi penebalan dan kekasaran pada kulit payudara, pori-pori membesar (dari segi kedokteran dinamakan “penyakit kulit jeruk”).
  4.Kelenjar getah bening aksila ipsilateral membesar dan keras. Pada stadium lanjut, teraba di supraklavikula ipsilateral aksila.
  5.Sebagian kecil mengalami keluarnya cairan berdarah , cairan seperti air.

  Gejala Stadium Awal Kanker Payudara Pada Wanita

  Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang rentan diidap oleh kaum wanita. Tingkat insiden kanker payudara semakin hari semakin muda. Kanker payudara pada stadium awal sangat tinggi angka kesembuhannya jika melakukan pendeteksian dan pengobatan dini.
  Kanker payudara pada stadium awal, jika diraba, umumnya tidak menemukan adanya benjolan yang jelas pada payudara. Namun sering merasakan ketidaknyamanan pada daerah tersebut. Terutama bagi kaum wanita pasca menopause, ketika merasakan nyeri ringan pada bagian sisi payudara atau bahu terasa berat dan pegal bahkan rasa tidaknyaman menyebar ke sisi lengan atas, kemungkinan besar merupakan tanda-tanda kanker payudara stadium awal.

  Gejala Stadium Akhir Kanker Payudara Pada Pria

  Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang paling sering ditemukan pada kaum wanita, sekitar 1-2% pasien kanker payudara adalah kaum pria. Meskipun jarang kaum pria yang mengidap kanker payudara, namun tetap harus diperhatikan untuk menghindari terjadinya kanker payudara.
  1.Benjolan yang tidak menimbulkan rasa sakit. Ini merupakan gejala pertama yang seringkali ditemukan oleh kaum pria. Benjolan umumnya terletak di bawah areola, tepatnya di pusat jaringan kelenjar payudara pria, pertumbuhan tumor relatif cepat, batas tumornya juga tidak jelas.
  2.Perubahan kulit pada bagian dada. Ada gejala adhesi di otot dada atau kulit pasien kanker payudara laki-laki.
  3.Kelainan pada puting susu. 20% pasien pria mengalami puting susunya masuk ke dalam dan keropeng.
  4.Nipple discharge. Nipple discharge lebih mungkin dialami oleh pasien kanker payudara laki-laki, namun tidak diperhatikan.
  5.Kelenjar getah bening. Banyak pasien kanker payudara laki-laki waktu diagnosa pertama kali dapat mendeteksi keberadaan kelenjar getah bening aksila.
  Ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou mengingatkan, baik pria maupun wanita deteksi dini kelainan pada payudara dapat membantu menghindari terjadinya kanker payudara. Pendeteksian dan pengobatan dini tingkat efektifitasnya tinggi dan memperpanjang masa hidup.



http://www.asiancancer.com/indonesian/cancer-symptoms/breast-cancer-symptoms/  :sumber

Rabu, 22 Agustus 2012

Kanker Serviks atau kanker rahim.


Apakah yang dimaksud dengan kanker serviks ?

  Kanker serviks adalah tumor ganas yang terletak pada saluran rahim vagina dan serviks. Tingginya kasus kanker serviks umumnya berusia sekitar 50 tahun, dan pasien dengan kanker serviks pada pernikahan dini, hamil dini, perempuan dari infeksi HPV produktif. Dalam beberapa tahun terakhir, kejadian kanker serviks secara bertahap usia dekat dengan wanita muda.

  Seberapa tinggi kasus kanker serviks & angka kematiannya ?

  kasus kanker serviks menduduki peringkat kedua di seluruh kanker perempuan. Setiap tahunnya sekitar 53.000 kasus kanker serviks terjadi, dimana 85% kasus kanker serviks berasal dari negara berkembang.
  Setiap tahunnya sekitar 7,6 juta orang di seluruh dunia meninggal karena kanker, akuntansi untuk 13 persen kematian kanker secara global, termasuk korban kanker serviks dari sekitar 27.000, dan 88% angka kematian berasal dari negara berkembang.
Kanker Serviks

  Apa penyebab kanker serviks ?

  70% kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), diikuti oleh kanker serviks yang disebabkan oleh merokok dan human immunodeficiency virus (HIV), dan faktor risiko lainnya saling terkait yang juga dapat menyebabkan kanker serviks.
  Faktor risiko kanker serviks lainnya antara lainnya meliputi : klamidia, kebiasaan makan yang buruk, menggunakan obat-obatan yang mengandung hormon, riwayat keluarga yang terkena kanker serviks, terlalu sering mengkonsumsi pil kontrasepsi, berhubungan seksual di usia muda, hamil dini, melahirkan banyak anak dan faktor lain yang cenderung memicu kanker serviks.

  Apa gejala kanker serviks?

  1. Periode menstruasi yang tidak teratur atau pendarahan vagina bahkan setelah menopause.
  2. Banyaknya keputihan yang mirip susu cair, mengeluarkan bercak darah & bau busuk.
  3. Frekuensi kencing yang semakin sering, tidak than kencing, sembelit dan lain lain
  4. Rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu
  5. Penurunan berat badan, anemia, demam dan kegagalan sistemik.
kanker serviks 2

  cara mendeteksi kanker serviks

  1. Pemeriksaan ginekologi secara teratur, deteksi dini apakah ada lesi pada serviks.
  2. Pemeriksaan infeksi leher rahim (cervicitis), apabila ada harus diobati sesegera mungkin.
  3. Apabila merasakan gejala awal kanker serviks, segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

  cara mendiagnosa kanker serviks

  1. Pap smear serviks : wanita yang sudah menikah dalam pemeriksaan ginekologi atau anti-kanker skriningnya, membutuhkan Pap smear untuk serviks.
  2. uji yodium : diamati menggunakan kolposkopi leher rahim, permukaan leher rahim dibersikan dulu dari lendir, lalu diteteskan yodium 2% pada leher rahim dan mukosa vagina, apabila tidak berwarna maka ditandai sebagai positif, apabila hasilnya negative, maka dapat diambil samplenya untuk patologi.
  3. Biopsi : apabila hasil biopsy dari serviks menunjukkan negatif, maka pada kolom skuamosa serviks kulit di persimpangan dari 6, 9, 12 dan 3:00 untuk mengambil empat poin biopsi, atau menggores dengan kuretan kecil, mengorek endoserviks untuk diperiksakan patologinya.
  4. Kolposkopi : kolposkopi tidak dapat langsung mendiagnosa kanker, tetapi dapat membantu dalam biopsi.

  kategori stadium pada kanker serviks

  Stadium 0 : Kanker masih terbatas pada wilayah epitel serviks, kanker serviks stadium 0 disebut karsinoma pemula
  Stadium I : sel kanker hanya sebatas serviks, sudah mulai terlihat ada kelainan.
  Stadium II : sel kanker sudah menjalar ke bagian vagina, namun belum mencapai 1/3 nya bagian vagina. jaringan ikat paraservikal telah mengalami gangguan, namun tidak mencapai dinding panggul.
  Stadium III : sel kanker telah menjalar menuju bagian bawah lebih vagina lebih dari 1/3 bagiannya, atau sel kanker telah menjalar ke tulang panggul dan tampak penumpukan cairan di kedua belah ginjal.
  Stadium IV : sel kanker telah menutupi seluruh bagian organ kewanitaan, atau sudah melebihi area tulang panggul serta telah mengalami penyebaran ke bagian bagian lainnya seperti rectum, kantong kemih, atau bahkan ke bagian lainnya.
kanker serviks 3

  Apa pengobatan konvensional yang paling sering digunakan untuk pengobatan kanker serviks ?

  1. Histerektomi adalah cara yang paling sering digunakan, diantaranya meliputi :
  (1)Histerektomi : pengangkatan leher rahim dan rahim.
  (2) Histerektomi radikal : pengangkatan leher rahim, rahim, vagina bagian atas, ovarium, saluran telur, kelenjar getah bening yang terkena.
  2. Radioterapi : kelebihan dari radioterapi adalah mengeluarkan sinar radiasi yang dapat merusakan sel kanker. Kekurangannya adalah efek radiasinya dapat merusak fungsi dari ovarium terutama pada wanita yang belum menopause.
  3. Kemoterapi : pengobatan kemoterapi pada pasien kanker serviks yang lebih dianjurkan bagi para penderita kanker serviks stadium lanjut maupun pasien dengan kasus kekambuhan. Namun dampak negatif yang dihasilkan oleh kemoterapi sangatlah besar, bagi pasien kanker serviks dengan kondisi tubuh yang lemah umumnya tidak tahan dengan pengobatan seperti ini.

  Perawatan pasca operasi kanker serviks

  1. Perawatan psikologis : pasien kanker serviks umumnya mudah merasa takut, cemas, mudah tersinggung maupun emosi emosi lainnya. Oleh sebab itu, pihak keluarga harus sepenuh hati memberikan perhatian serta dukungan bagi pasien.
  2. Perawatan kebersihan : setelah operasi, dianjurkan untuk mencuci bagian luar vagina dan sebagian saluran vagina untuk menjauhkan diri dari kuman. Dapat juga mengkonsumsi obat obatan antibiotik untuk mencegah infeksi.
  3. Perawatan olahraga : latihan pernapasan perut serta penarikan pengencangan otot anus, untuk mengencangkan otot saluran kencing untuk membantu kantung kemih dalam pemulihan saraf sarafnya.
  4. Perawatan makanan : perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin tinggi, protein tinggi, serta makanan lembut yang mudah dicerna, untuk menambah daya tahan serviks.

  Pengobatan yang terbaik untuk kanker serviks

  Guna meningkatkan pengobatan kanker serviks, maka setiap pasien dapat berkonsultasi dengan ahli untuk perencanaan program pengobatan yang paling cocok dan sesuai denga kondisi keseluruhan masing masing pasien yang akan dibantu oleh tim yang terdiri dari ahli bedah, ahli patologi, ahli radiasi onkologi, ahli pengobatan kanker minimal invasif, tim perawat pasien kanker dan penerjemah.

  Pengobatan kanker serviks yang khas di China

  Setelah bertahun-tahun para ilmuwan mengeksplorasi dan meneliti pengobatan Cina, disimpulkan bahwa pengobatan cina sangatlah mengutamakan keseimbangan, yang tentunya dapat berperan sebagai anti-kanker. Kelebihan dari metode gabungan timur dan barat adalah metode ini jauh lebih efektif jika dibandingkan dengan satu macam pengobatan saja. "Terapi Integratif" yang menggunakan metode gabungan dari pengobatan timur dan barat dapat melalui 4 cara, antara lain injeksi obat langsung pada pembuluh darah vena, herbal herbal yang dapat di hirup / di hisap, obat herbal yang langsung di infus pada bagian usus, dan injeksi herbal lainnya. Ini semua merupakan salah satu cara untuk mengkombinasi pengobatan.

  Layanan seperti apakah yang akan diperoleh ?

  Layanan yang akan diperoleh berupa tim pengobatan yang terdiri dari para ahli bedah, internis onkologi, bagian TCM (traditional Chinese Medicine), ahli patologi, bagian radiologi, ahli anastesi, tim perawat khusus dan juga bagian pengobatan lainnya yang akan membantu berjalannya pengobatan secara keseluruhan. dan juga terdapat tim onkologi yang terdiri dari 5 dokter ahli yang akan membantu pasien dalam menciptakan metode pengobatan yang paling cocok dengan kondisi kesehatan serta keuangan pasien.
  Layanan pengobatan di Modern Cancer Hospital Guangzhou adalah layanan “one stop service” untuk mengurangi beban dan kekuatiran para pasien maka di satu sisi selain memberikan pelayanan yang peduli terhadap pasien, di satu sisi adalah terus meningkatkan standar & kualitas pengobatan. Dan pasienpun untuk berkomunikasi dengan rumah sakit melalui cara konsultasi online, email, telepon, pertemuan dan konsultasi secara langsung. Cara cara tersebut adalah cara untuk mempermudah pasien agar dapat mendapatkan informasi mengenai tata cara pencegahan & pengobatan kanker. Tim rumah sakit yang umumnya berhubungan langsung dengan pasien antara lain dokter, suster perawat, ahli gizi dan juga penerjemah, melalui cara ini kebutuhan masing masing pasien dari berbagai Negara dapat secara mudah dipenuhi. Dengan adanya berbagai kemudahan dalam berkomunikasi menjadikan pengobatan terasa lebih mudah.


http://www.asiancancer.com/indonesian/cancer-topics/cervical-cancer/ :sumber